Kabareskrim Polri: Empat IRT di Lombok Tengah Kemungkinan Hukuman Percobaan

Vertikal.me – Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto kembali menegaskan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Lombok Tengah tidak melakukan penahanan terhadap Empat orang tersangka Ibu Rumah Tangga (IRT) di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Status penahanan bukan Polri ya. Penanganan awal pada saat itu oleh Polri tidak dilakukan penahanan,” ungkap Komjen Agus, via WhatsApp, pada Rabu, 24 Februari 2021.

Komjen Agus mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga sudah memberikan perhatian terhadap kasus yang menyeret Empat orang ibu rumah tangga yang dilaporkan pabrik rokok itu.

Yang jelas lanjut Komjen Agus, empat orang tersangka bernama Hultiah, Nurul Hidayah, Martini, dan Fatimah sudah ditangguhkan status penahanannya oleh majelis hakim.
“Hari ini sudah ditangguhkan, dan nanti prosesnya mungkin akan dijatuhkan hukuman percobaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Polres Lombok Tengah sudah berulang kali melakukan mediasi terkait kasus empat orang ibu rumah tangga di Praya, NTB.

“Memang kita sudah melakukan mediasi banyak, sudah sembilan kali Kapolres Lombok Tengah mediasi tanpa lelah,” kata Irjen Argo.

Namun, kata Argo, upaya dari Polres Lombok Tengah memediasi empat IRT tersebut tidak berhasil.

“Mediasi pertama, kedua sampai sembilan kali enggak pernah berhasil karena pelapornya ngotot. Sudah ada datanya semua yang dilakukan Polda NTB,” tutupnya.