Korlap dan Kordum Aksi Penutupan Galian C di Pengembur Minta Maaf Atas Kalimat Orator Yang Tidak ada dalam Press Reales

Vertikal.me – Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan dan Transparansi (AMPET) Lombok Tengah meluruskan orasi saudara Sarapudin saat melakukan aksi penutupan tambang Galian C yang beroperasi mulai tahun 2020.

Aksi yang dilakukan pada hari Kamis 18 Februari 2021 pukul 09:00 sampai pukul 11:30 WITA dari perempatan Desa Pengembur ke Lokasi Tambang Galian C dipimpin oleh Jayanti Umar selaku Koordinator Umum dan Yusril Ihza Mahendra yang kerap dipanggil Hendra Doping sebagai Kordinator Lapangan.

Jayanti Umar menjelaskan orasi yang disampaikan Saudara Sarapudin itu tidak ada dalam press release yang kita terbitkan menjadi acuan dan tuntutan dalam aksi tersebut.

Jadi tidak perlu diperbesar ataupun diperdebatkan, beliau mewakili masyarakat Dusun Munsun dan sekitarnya mengungkapkan apa yang  yang benar-benar terjadi di lapangan.

Kordinator Lapangan Hendra mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang tersinggung dengan apa yang disampaikan oleh salah satu oratornya.

“Orasi itu disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat yang rumahnya di Dusun Munsun itu secara spontan, dalam hal ini saya berani jamin itu tidak disengaja murni dari pikiran sepintas karena setiap saat berpergian sangat merasakan akibat dari galian C yang ada di Desa Pengembur sehingga mengakibatkan Jalan yang rusak parah.

Bisa dibayangkan berapa siswa yang tidak sekolah semenjak jalan rusak, berapa korban berjatuhan saat melintasi jalan, oleh karena itu saya selaku Korlap memohon kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam orasi mohon dimaafkan. Sejatinya kita mahluk sosial yang tidak akan luput dari lupa dan salah,” ucapnya.

Sedangkan Sarapudin salah satu orator aksi saat dihubungi oleh wartawan ini tidak aktif handphonenya.