Amankan Barang Selundupan, Dansatgas Instruksikan Jangan Kendur Berpatroli

Belu NTT – Patroli rutin yang dilakukan Pos Motaain Kipur I Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL wilayah Sektor Timur kembali berhasil mengamankan dua krat minuman merk sajiko di perbatasan Dusun Motaain Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (27/7/2021).

Menurut keterangan Danpos Motaain Serda Suwandi, barang tersebut di bawa oleh oknum pelintas batas (Pelibas) dari Timor Leste ke Indonesia, namun begitu memasuki Dusun Motaain langsung berhadapan dengan personel yang sedang melaksanakan patroli, pelibas tersebut langsung kabur ke wilayah Timor Leste sehingga personel pos menghentikan pengejaran.

“Kebetulan kami saling melihat, langsung dikejar dan dia melepas barang bawaannya agar lebih mudah untuk melarikan diri,” terang Suwandi.

Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Infanteri Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur membenarkan pihaknya berhasil mengamankan dua krat minuman yang berasal dari Timor Leste dan barang bukti sudah diamankan di Pos Motaain untuk dilaporkan dan disersahkan kepada instansi terkait sesuai dengan ketentuan.

Terkait itu, Dansatgas mengingat personel pos jajarannya untuk tidak lengah dan tetap waspada. Laksanakan patroli secara rutin karena tidak menutup kemungkinan kondisi pendemi Covid-19 ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan pribadi.

“Kondisi bangsa saat ini sedang fokus dengan penanganan virus corona, jangan sampai ada yang berusaha memanfaatkan situasi dengan menyelundupkan barang illegal untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Untuk itu, sambung Alumnus Akmil 2003 itu, perketat kembali pintu keluar masuk terutama jalan-jalan tikus disepanjang wilayah perbatasan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan patroli bersama dengan menjaga kerahasiaan agar tidak terpantau oleh oknum-oknum yang memiliki kepentingan dalam penyelundupan barang illegal baik yang dari masuk maupun keluar Indonesia.

“Koordinasikan dengan baik, tetapkan waktu dan tempatnya sehingga memperoleh hasil yang lebih maksimal. Jangan lupa utamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap Tindakan dan berdoa,” pungkas Bayu Sigit.